Mungkinkah Suku Kesatria Wanita Amazon Benar-benar Ada?

Tey ,
Sejarah & Budaya ,
29-10-2018 - 19:00

Kamu mungkin sudah pernah mendengar kisah tentang para wanita Amazon. Para wanita kesatria yang tangguh dan bertarung layaknya pasukan pria pada masa ribuan tahun yang lalu. Jika kamu mengira bahwa kesetaraan antara pria dan wanita adalah produk peradaban modern, mungkin kamu perlu berpikir ulang. Pasalnya beberapa kisah dan bukti menunjukkan bahwa para kesatria wanita Amazon kemungkinan memang benar ada dan mereka memiliki posisi yang setara dengan para pria. Termasuk dalam hal berperang.

1. Kisah kuno tentang kesatria wanita

Kisah tentang pasukan wanita yang tinggal di wilayah Mediterania sudah diceritakan sejak ribuan tahun yang lalu. Ketangguhan mereka membuat banyak kerajaan ketakutan. Kehidupan mereka banyak diceritakan oleh para penyair terkenal di masa itu. Menurut kisahnya, mereka turut berperang dalam perang Trojan yang legendaris. Tidak hanya itu saja, pasukan mereka juga diceritakan pernah menduduki kota Athena. 

Cerita tentang mereka juga muncul dalam kisah mitologi Jason dan Argonaut. Dalam kisah tersebut, Jason dan perahunya hampir saja musnah di tangan panah-panah mematikan para wanita Amazon. Selain itu, para wanita Amazon juga selalu dikisahkan berhadapan dengan legenda-legenda tangguh lainnya seperti Heracles, Theseus, dan Achilles. 

2. Tidak hanya dikenal di Yunani, tapi juga kebudayaan lain

Kisah tentang wanita Amazon cukup populer dalam kebudayaan Yunani. Lukisan-lukisan dan patung wanita Amazon menghiasi berbagai ruang publik di berbagai wilayah di Yunani. Dalam karya sastra Yunani, wanita Amazon digambarkan sebagai sosok yang pemberani dan mempesona, namun juga menakutkan dan mematikan serta ditakdirkan untuk tewas di tangan kesatria Yunani. 

Meski sering dianggap sebagai kisah khayalan, nyatanya banyak kebudayaan lain yang memiliki cerita tentang kesatria wanita yang mirip dengan wanita Amazon. Beberapa diantaranya seperti Mesir, Persia, Timur Tengah, Asia Tengah, India, dan Cina. Dalam kebudayaan tersebut, para wanita ini bukan diceritakan sebagai mitos, namun sebagai suatu potongan sejarah. 

4. Kemungkinan mereka adalah suku nomaden

Ahli sejarah kebudayaan kuno menganggap bahwa tempat tinggal suku wanita Amazon ini berada di Scythia, suatu wilayah luas yang membentang dari Laut Hitam hingga Asia Tengah. Wilayah ini ditinggali oleh banyak suku nomaden yang hidupnya sangat dekat dengan berkuda, memanah, dan peperangan. Kehidupan mereka bertahan hingga 1000 tahun lamanya. Sayangnya, tidak ada catatan tertulis yang membahas tentang para nomaden Scythian ini. Meski demikian, ada beberapa petunjuk yang dapat menyimpulkan keberadaan mereka dari beberapa suku yang hidup di dekat mereka serta bukti-bukti arkeologis.

Nenek moyang Scynthia adalah orang-orang pertama yang mengendarai kuda serta menciptakan panah melengkung. Semua anak-anak di Scynthia dilatih untuk mengendarai kuda dan memanah, sehingga, baik pria maupun wanita memiliki kemampuan yang sama tangguhnya dalam dua keahlian ini. Kehidupan mereka yang nomaden secara otomatis menciptakan kesetaraannya sendiri. Wanita ikut serta berburu dan bertarung bersama para pria Scynthia menggunakan senjata-senjata yang sama. 

5. Hubungan antara wanita Amazon dan Scynhtia

Kisah tentang wanita Amazon dan Scynthia ini awalnya memang terlalu berlebihan. Namun seiring dengan perkembangan perdagangan yang dilakukan bangsa Yunani di sekitar Laut Hitam dan jauh ke wilayah timur, gambaran mereka menjadi lebih realistis. Para wanita ini digambarkan membawa panah dan kapak perang, mengendarai kuda, serta menggunakan topi runcing dan celana panjang berpola, sesuai dengan karakteristik suku nomaden di wilayah padang rumput.

Sebelumnya memang tidak ada yang benar-benar yakin dengan adanya hubungan antara wanita Amazon dan Scynthia. Meski demikian, sebuah temuan arkeologis terbaru mendukung teori ini. Lebih dari 1000 gundukan makan Scythia kuno digali dan ditemukan tulang belulang serta berbagai senjata. Analisis DNA modern ternyata menunjukkan bahwa 300 tulang belulang tersebut ternyata adalah wanita yang berusia mulai dari 10 hingga 45 tahun. Hebatnya lagi, lebih banyak lagi tulang wanita terus ditemukan setiap tahunnya. Yang lebih meyakinkan lagi, tulang belulang tersebut menunjukkan luka peperangan, seperti rusuk yang terhujam pedang, tengkorak kepala yang terhantam kapak, serta panah yang menancap di tulang. 


Komentar
Tak Hanya Berupa Gambar, di Balik Tato Ada Runtutan Sejarah Kebudayaan
Sejarah & Budaya
26-11-2018 - 08:00
​Apa yang kamu pikirkan pertama kali saat melihat seseorang dengan tatto? Terlepas dari kontroversi berbagai pandangan orang tentang tatto, kebiasaan merajah kulit ternyata sudah ada sejak delapan ribu tahun yang lalu. Berbagai penemuan mummi dengan tatto di tubuh mereka menunjukkan bahwa kebiasaa...
Fakta di Balik Bangsa Petarung Hebat, Viking
Sejarah & Budaya
22-11-2018 - 08:30
​Bangsa Viking adalah salah satu suku yang sering kali dianggap sebagai sosok yang tangguh, kasar dan petarung hebat. Dalam film-film, mereka digambarkan sebagai sosok berambut pirang dan berbadan besar. Banyak mitos dan legenda yang berkisar tentang kehebatan bangsa Viking. Namun, apakah legenda-...
Membongkar Kebenaran Kisah Raja Arthur yang Tersohor
Sejarah & Budaya
12-11-2018 - 10:00
​Meskipun merupakan kisah tetang Raja dari negara lain cerita tentang Raja Arthur, pedang Excalibur dan Istana Camelot begitu tersohor hingga berbagai negara lain. Kemungkinan memang karena legenda tentang sifat kesatria dan keberaniannya yang luar biasa. Kamu yang berada di Indonesia mungkin juga...
Bagaimana Hitler Bisa Berkuasa di Negara yang Demokratis?
Sejarah & Budaya
02-11-2018 - 16:00
​Siapa sih yang tak mengenal Hitler? Salah satu sosok yang sampai saat ini bahkan masih memicu berbagai kontroversi. Bicara soal Hitler, sosok satu ini merupakan penggagas dari genosida terbesar yang pernah terjadi sampai saat ini. Kendati demikian, banyak yang penasaran bagaimana seorang Hitler d...
Siapakah Sebenarnya Pangeran Samber Nyawa?
Sejarah & Budaya
20-10-2018 - 17:00
​Orang mengenal Pangeran Samber Nyawa sebagai sosok pejuang yang tak kenal menyerah. Kegigihannya tidak diragukan lagi, melakukan perlawanan terhadap penjajah dan musuh-musuhnya dengan gagah berani, hingga julukan menyeramkan tersebut tersemat sampai kini. Bahkan saking mashyurnya julukan tersebut...
Sebelum Berbentuk Seperti Sekarang InI, Beginilah Bentuk Bra
Sejarah & Budaya
19-10-2018 - 18:00
​Bra atau BH (buste houder) sudah menjadi barang yang umum digunakan oleh para wanita meski memang tidak semua wanita suka menggunakannya. Keberadaan bra sebagai penutup dada ternyata juga sudah ada sejak berabad-abad yang lalu. Berikut ini perkembangan bra dari sejak pertama diketahui penggunaann...
Mengenang Tragedi Muram Bangsa Indonesia 30 September 1965
Sejarah & Budaya
17-10-2018 - 10:00
​Peristiwa Gerakan 30 September, sering disebut dengan Gestok, Gestapu, atau G30S saja. Banyak versi yang muncul tentang kronologi peristiwa ini, hingga sulit untuk menemukan kepastian kejadiannya. Yang jelas, gerakan ini berhasil menghilangkan nyawa beberapa orang perwira militer, meruntuhkan kek...
Benarkah Sabdo Palon Naya Genggong Hanyalah Tokoh Fiktif?
Sejarah & Budaya
16-10-2018 - 08:00
Beberapa waktu lalu kamu tentu telah membaca artikel dilarangbego.com tentang sosok Jayabaya, si peramal sakti dari negeri Majapahit itu. Di antara beberapa ramalan Jayabaya, salah satunya disebutkan tertulis dalam Jangka Jayabaya Sabdo Palon. Sabdo Palon dikisahkan adalah seorang abdi dalem...
5 Tradisi Menyambut Kelahiran Bayi dari Seluruh Penjuru Nusantara
Sejarah & Budaya
09-10-2018 - 15:00
​Hadirnya bayi di tengah-tengah keluarga tentu menjadi kebahagiaan tersendiri. Apalagi jika datangnya si jabang bayi telah ditunggu sekian tahun lamanya. Tidak heran jika kelahiran mereka di dunia akan disambut dengan suka cita yang sedemikian rupa. Bahkan, ada beberapa tradisi khusus untuk meraya...
Taktik Licik yang Membuat Wu Zetian Menjadi Kaisar Wanita Pertama di Cina
Sejarah & Budaya
24-09-2018 - 10:00
​Menjadi kaisar di Cina bagi seorang wanita pada zaman dahulu sepertinya adalah hal yang mustahil. Namun, tidak bagi seorang wanita ambisius, licik dan kejam bernama Wu Zetian. Wanita ini menjadi seorang kaisar wanita pertama di Cina lewat taktiknya menyingkirkan semua hal yang menghalangi jalanny...