Benarkah Sabdo Palon Naya Genggong Hanyalah Tokoh Fiktif?

Tey ,
Sejarah & Budaya ,
16-10-2018 - 08:00



Beberapa waktu lalu kamu tentu telah membaca artikel dilarangbego.com tentang sosok Jayabaya, si peramal sakti dari negeri Majapahit itu. Di antara beberapa ramalan Jayabaya, salah satunya disebutkan tertulis dalam Jangka Jayabaya Sabdo Palon. Sabdo Palon dikisahkan adalah seorang abdi dalem yang mengutarakan kutukan bahwa Majapahit akan kembali berjaya dalam waktu 500 tahun ke depan.

Kutukan tersebut telah dipercaya banyak kalangan, termasuk almarhum presiden RI ke-2, Soeharto. Namun sayangnya, akhir-akhir ini beberapa peneliti mulai menemukan fakta-fakta baru dan cukup valid, yang agaknya malah menepis bukti keberadaan sang abdi dalem. Seperti keterangan Prof. Dr. KH. Agus Sunyoto, seorang sejarawan penulis buku Atlas Walisongo.

Menurut Prof. Agus, lahirnya penokohan Sabdo Palon berasal dari Babad Kadhiri, karya Porbowijoyo. Percaya atau tidak, kitab tersebut konon ditulis berdasarkan keterangan seorang dalang yang kesurupan. Lebih mengejutkan lagi, Babad Kadhiri ternyata adalah projek besar Belanda dalam rangka politik adu domba. Penerbitannya bertujuan untuk melemahkan serdadu Jawa yang terus menerus melakukan pemberontakan sejak masa Pangeran Diponegoro. 

Sebagian isi dari kitab tersebut membikin buruk citra Wali Songo, termasuk Sunan Bonang dan Sunan Kalijogo. Bahkan salah satu cerita dari buku ini terkesan membelokkan sejarah. Salah satunya mengenai keruntuhan Majapahit, di mana Kerajaan Islam Demak dituding menjadi biang keladinya. Sementara buku rujukan yang diyakini lebih valid, Kitab Pararaton, menyajikan fakta berbeda. Pada tahun 1478 memang terjadi perang, Majapahit diserang. Namun bukannya oleh tentara Demak, tetapi oleh pasukan pimpinan Girindra Wardhana dari Kerajaan Hindu Kediri. 

Di waktu yang sama, muncul pula dua tokoh penasihat Majapahit, Sabdo Palon dan Naya Genggong, seperti tertulis dalam Serat Darmo Gandul. Sayang sekali, kitab Darmo Gandul disinyalir merupakan hasil plagiasi mentah dari Babad Kadhiri yang kontroversial itu. Penulis kitab tersebut pun masih misteri, apalagi gaya penulisannya menggunakan bahasa Jawa campuran tanpa struktur mumpuni, berbeda dengan kebanyakan karya sastra Jawa lainnya.

Berdasarkan bukti-bukti fisik tersebut, masih belum ditemukan kebenaran tentang keberadaan Sabdo Palon dan Naya Genggong. Jika orangnya fiktif, lalu bagaimana dengan ramalannya? Jika dikisahkan bahwa Majapahit akan bangkit 500 tahun setelah penyerangan Girindra Wardhana pada 1478, maka harusnya kebangkitannya sudah mulai tampak saat ini, setidaknya sejak tahun 1978 lalu. Ramalan ini pun belum juga mendekati kenyataan. 

Meskipun begitu, bukan berarti tokoh Sabdo Palon dan Noyo Genggong adalah fiktif belaka. Orang-orang Trowulan, Mojokerto, percaya bahwa keduanya tersebut memang benar-benar ada dan hidup pada zaman Majapahit sebagai abdi dalem keraton. Kisah tentang kedua tokoh tersebut dituturkan secar turun temurun. Seperti diketahui, Trowulan menyimpan sejumlah situs peninggalan kerajaan terbesar di Nusantara itu. Di kawasan Troloyo, masih di daerah Trowulan, juga terdapat makam 7 orang abdi dalem Kerajaan Majapahit. 2 Di antaranya diyakini adalah lokasi bersemayamnya jasad Sabdo Palon dan Naya Genggong.

Komentar
Tak Hanya Berupa Gambar, di Balik Tato Ada Runtutan Sejarah Kebudayaan
Sejarah & Budaya
26-11-2018 - 08:00
​Apa yang kamu pikirkan pertama kali saat melihat seseorang dengan tatto? Terlepas dari kontroversi berbagai pandangan orang tentang tatto, kebiasaan merajah kulit ternyata sudah ada sejak delapan ribu tahun yang lalu. Berbagai penemuan mummi dengan tatto di tubuh mereka menunjukkan bahwa kebiasaa...
Fakta di Balik Bangsa Petarung Hebat, Viking
Sejarah & Budaya
22-11-2018 - 08:30
​Bangsa Viking adalah salah satu suku yang sering kali dianggap sebagai sosok yang tangguh, kasar dan petarung hebat. Dalam film-film, mereka digambarkan sebagai sosok berambut pirang dan berbadan besar. Banyak mitos dan legenda yang berkisar tentang kehebatan bangsa Viking. Namun, apakah legenda-...
Membongkar Kebenaran Kisah Raja Arthur yang Tersohor
Sejarah & Budaya
12-11-2018 - 10:00
​Meskipun merupakan kisah tetang Raja dari negara lain cerita tentang Raja Arthur, pedang Excalibur dan Istana Camelot begitu tersohor hingga berbagai negara lain. Kemungkinan memang karena legenda tentang sifat kesatria dan keberaniannya yang luar biasa. Kamu yang berada di Indonesia mungkin juga...
Bagaimana Hitler Bisa Berkuasa di Negara yang Demokratis?
Sejarah & Budaya
02-11-2018 - 16:00
​Siapa sih yang tak mengenal Hitler? Salah satu sosok yang sampai saat ini bahkan masih memicu berbagai kontroversi. Bicara soal Hitler, sosok satu ini merupakan penggagas dari genosida terbesar yang pernah terjadi sampai saat ini. Kendati demikian, banyak yang penasaran bagaimana seorang Hitler d...
Mungkinkah Suku Kesatria Wanita Amazon Benar-benar Ada?
Sejarah & Budaya
29-10-2018 - 19:00
​Kamu mungkin sudah pernah mendengar kisah tentang para wanita Amazon. Para wanita kesatria yang tangguh dan bertarung layaknya pasukan pria pada masa ribuan tahun yang lalu. Jika kamu mengira bahwa kesetaraan antara pria dan wanita adalah produk peradaban modern, mungkin kamu perlu berpikir ulan...
Siapakah Sebenarnya Pangeran Samber Nyawa?
Sejarah & Budaya
20-10-2018 - 17:00
​Orang mengenal Pangeran Samber Nyawa sebagai sosok pejuang yang tak kenal menyerah. Kegigihannya tidak diragukan lagi, melakukan perlawanan terhadap penjajah dan musuh-musuhnya dengan gagah berani, hingga julukan menyeramkan tersebut tersemat sampai kini. Bahkan saking mashyurnya julukan tersebut...
Sebelum Berbentuk Seperti Sekarang InI, Beginilah Bentuk Bra
Sejarah & Budaya
19-10-2018 - 18:00
​Bra atau BH (buste houder) sudah menjadi barang yang umum digunakan oleh para wanita meski memang tidak semua wanita suka menggunakannya. Keberadaan bra sebagai penutup dada ternyata juga sudah ada sejak berabad-abad yang lalu. Berikut ini perkembangan bra dari sejak pertama diketahui penggunaann...
Mengenang Tragedi Muram Bangsa Indonesia 30 September 1965
Sejarah & Budaya
17-10-2018 - 10:00
​Peristiwa Gerakan 30 September, sering disebut dengan Gestok, Gestapu, atau G30S saja. Banyak versi yang muncul tentang kronologi peristiwa ini, hingga sulit untuk menemukan kepastian kejadiannya. Yang jelas, gerakan ini berhasil menghilangkan nyawa beberapa orang perwira militer, meruntuhkan kek...
5 Tradisi Menyambut Kelahiran Bayi dari Seluruh Penjuru Nusantara
Sejarah & Budaya
09-10-2018 - 15:00
​Hadirnya bayi di tengah-tengah keluarga tentu menjadi kebahagiaan tersendiri. Apalagi jika datangnya si jabang bayi telah ditunggu sekian tahun lamanya. Tidak heran jika kelahiran mereka di dunia akan disambut dengan suka cita yang sedemikian rupa. Bahkan, ada beberapa tradisi khusus untuk meraya...
Taktik Licik yang Membuat Wu Zetian Menjadi Kaisar Wanita Pertama di Cina
Sejarah & Budaya
24-09-2018 - 10:00
​Menjadi kaisar di Cina bagi seorang wanita pada zaman dahulu sepertinya adalah hal yang mustahil. Namun, tidak bagi seorang wanita ambisius, licik dan kejam bernama Wu Zetian. Wanita ini menjadi seorang kaisar wanita pertama di Cina lewat taktiknya menyingkirkan semua hal yang menghalangi jalanny...