Mengenal 6 Karakter Utama Topeng Malangan, Kesenian Khas Masyarakat Kota Malang

Syl ,
Sejarah & Budaya ,
02-05-2018 - 12:00

Selain terkenal dengan hawanya yang sejuk, Kota Malang juga dikenal memiliki satu seni budaya yang menjadi kebanggaan masyarakatnya, yaitu berupa kesenian Topeng Malangan.

Dalam catatan sejarah, Topeng Malangan telah muncul dan dikenal semenjak zaman Mpu Sendok, tepatnya di jaman kerajaan tertua di Jawa Timur yaitu Kerajaan Gajayana (760 Masehi) yang berlokasi di sekitar Kota Malang. Saat itu, topeng pertama dibuat dari emas dan dikenal dengan istilah puspo sariro yang artinya bunga dari hati yang paling dalam dan merupakan simbol pemujaan Raja Gajayan terhadap mendiang ayahandanya, Dewa Sima.

Jika dibandingkan dengan topeng dari daerah lainnya, Topeng Malangan memiliki beberapa bentuk khas yang salah satunya adalah pahatan karakter wajah seseorang pada kayu yang tampak lebih nyata. Misalnya bentuk hidung seperti pagot atau pisau alat pengukir kecil yang mencerminkan watak lembut. Bentuk mata yang membelalak yang menunjukkan tokoh yang pantang mundur dan gagah berani. Bentuk mulut topeng terbuka lebar, gigi tampak yang menunjukkan watak galak dan angkara murka. Serta ragam warna yang lebih beragam, yaitu merah, putih, kuning, hijau, dan hitam yang melambangkan keberanian, kesucian, kesenangan, kedamaian, dan kebijaksanaan.

Topeng Malangan punya 76 karakter yang dibagi menjadi empat kelompok yaitu Panji, tokoh antagonis, abdi atau pembantu, dan binatang. Dari sekian banyak tokoh, tidak semuanya bermain dalam satu panggung bersama-sama, tetapi ada 6 karakter yang selalu menonjol dalam setiap pertunjukkan, yaitu :

Panji Asmoro Bangun


Raden Panji merupakan tokoh protagonis yang mengatur naik turunnya konflik dalam suatu cerita yang dibawakan, dengan karakter yang jujur, sabar, gesit, dan perwira. Topeng tokoh Raden Panji ini menggunakan warna hijau yang melambangkan bahwa ia adalah seorang yang baik hati dan memiliki titik emas di antara alisnya yang menunjukkan bahwa ia adalah keturunan dewa.

Dewi Sekartaji


Sama seperti Raden Panji Asmoro, Dewi Sekartaji juga memiliki titik emas di antara alisnya. Bedanya, tokoh Dewi Sekartaji menggunakan warna putih untuk menunjukkan bahwa ia adalah seorang yang suci, lembut, dan baik hati.

Gunung Sari


Tokoh ini digambarkan sebagai sahabat Raden Panji yang memiliki mata sipit, berkumis panjang, dan menggunakan warna putih yang melambangkan seseorang yang baik hati dan suci.

Dewi Ragil Kuning


Dewi Ragil Kuning adalah adik dari Raden Panji yang memiliki sifat aktif dan ditunjukkan dengan warna kuning yang melambangkan kesenangan. 

Klana Sewandana



Tokoh yang digambarkan sebagai sosok bermata besar, hidung berbentuk pagotan dan jenggot yang brewok ini adalah tokoh antagonis bernama Klana Sewandana yang merupakan musuh dari Raden Panji. Menggunakan warna merah pada wajahnya, tokoh Klana Sewandana ini menunjukkan karakter seorang yang pemberani sekaligus pemarah. 

Bapang


Sama seperti wajah sahabatnya, Klana Sewandana, tokoh Bapang yang memiliki ciri khas hidung pajang dan matanya yang besar ini juga menggunakan warna merah yang mencirikan karakter pemarah dan pemberani.

Itulah keenam karakter tokoh utama dalam Wayang Topeng Malang yang membuat para lakon dituntut untuk bisa mendalami sifat tokoh yang dibawakannya sesuai dengan bentuk wajah yang digambarkannya.


Komentar
Tak Hanya Berupa Gambar, di Balik Tato Ada Runtutan Sejarah Kebudayaan
Sejarah & Budaya
26-11-2018 - 08:00
​Apa yang kamu pikirkan pertama kali saat melihat seseorang dengan tatto? Terlepas dari kontroversi berbagai pandangan orang tentang tatto, kebiasaan merajah kulit ternyata sudah ada sejak delapan ribu tahun yang lalu. Berbagai penemuan mummi dengan tatto di tubuh mereka menunjukkan bahwa kebiasaa...
Fakta di Balik Bangsa Petarung Hebat, Viking
Sejarah & Budaya
22-11-2018 - 08:30
​Bangsa Viking adalah salah satu suku yang sering kali dianggap sebagai sosok yang tangguh, kasar dan petarung hebat. Dalam film-film, mereka digambarkan sebagai sosok berambut pirang dan berbadan besar. Banyak mitos dan legenda yang berkisar tentang kehebatan bangsa Viking. Namun, apakah legenda-...
Membongkar Kebenaran Kisah Raja Arthur yang Tersohor
Sejarah & Budaya
12-11-2018 - 10:00
​Meskipun merupakan kisah tetang Raja dari negara lain cerita tentang Raja Arthur, pedang Excalibur dan Istana Camelot begitu tersohor hingga berbagai negara lain. Kemungkinan memang karena legenda tentang sifat kesatria dan keberaniannya yang luar biasa. Kamu yang berada di Indonesia mungkin juga...
Bagaimana Hitler Bisa Berkuasa di Negara yang Demokratis?
Sejarah & Budaya
02-11-2018 - 16:00
​Siapa sih yang tak mengenal Hitler? Salah satu sosok yang sampai saat ini bahkan masih memicu berbagai kontroversi. Bicara soal Hitler, sosok satu ini merupakan penggagas dari genosida terbesar yang pernah terjadi sampai saat ini. Kendati demikian, banyak yang penasaran bagaimana seorang Hitler d...
Mungkinkah Suku Kesatria Wanita Amazon Benar-benar Ada?
Sejarah & Budaya
29-10-2018 - 19:00
​Kamu mungkin sudah pernah mendengar kisah tentang para wanita Amazon. Para wanita kesatria yang tangguh dan bertarung layaknya pasukan pria pada masa ribuan tahun yang lalu. Jika kamu mengira bahwa kesetaraan antara pria dan wanita adalah produk peradaban modern, mungkin kamu perlu berpikir ulan...
Siapakah Sebenarnya Pangeran Samber Nyawa?
Sejarah & Budaya
20-10-2018 - 17:00
​Orang mengenal Pangeran Samber Nyawa sebagai sosok pejuang yang tak kenal menyerah. Kegigihannya tidak diragukan lagi, melakukan perlawanan terhadap penjajah dan musuh-musuhnya dengan gagah berani, hingga julukan menyeramkan tersebut tersemat sampai kini. Bahkan saking mashyurnya julukan tersebut...
Sebelum Berbentuk Seperti Sekarang InI, Beginilah Bentuk Bra
Sejarah & Budaya
19-10-2018 - 18:00
​Bra atau BH (buste houder) sudah menjadi barang yang umum digunakan oleh para wanita meski memang tidak semua wanita suka menggunakannya. Keberadaan bra sebagai penutup dada ternyata juga sudah ada sejak berabad-abad yang lalu. Berikut ini perkembangan bra dari sejak pertama diketahui penggunaann...
Mengenang Tragedi Muram Bangsa Indonesia 30 September 1965
Sejarah & Budaya
17-10-2018 - 10:00
​Peristiwa Gerakan 30 September, sering disebut dengan Gestok, Gestapu, atau G30S saja. Banyak versi yang muncul tentang kronologi peristiwa ini, hingga sulit untuk menemukan kepastian kejadiannya. Yang jelas, gerakan ini berhasil menghilangkan nyawa beberapa orang perwira militer, meruntuhkan kek...
Benarkah Sabdo Palon Naya Genggong Hanyalah Tokoh Fiktif?
Sejarah & Budaya
16-10-2018 - 08:00
Beberapa waktu lalu kamu tentu telah membaca artikel dilarangbego.com tentang sosok Jayabaya, si peramal sakti dari negeri Majapahit itu. Di antara beberapa ramalan Jayabaya, salah satunya disebutkan tertulis dalam Jangka Jayabaya Sabdo Palon. Sabdo Palon dikisahkan adalah seorang abdi dalem...
5 Tradisi Menyambut Kelahiran Bayi dari Seluruh Penjuru Nusantara
Sejarah & Budaya
09-10-2018 - 15:00
​Hadirnya bayi di tengah-tengah keluarga tentu menjadi kebahagiaan tersendiri. Apalagi jika datangnya si jabang bayi telah ditunggu sekian tahun lamanya. Tidak heran jika kelahiran mereka di dunia akan disambut dengan suka cita yang sedemikian rupa. Bahkan, ada beberapa tradisi khusus untuk meraya...